Akper Kebonjati bertempat di Jln. Kawaluyaan No. 70 Soekarno Hatta Bandung, bangunan yang didirikan di tengah tanah seluas ± 5 hektar ini awalnya direncanakan untuk bangunan Rumah Sakit Sukapura yang merupakan cabang dari RS Kebonjat, karena RS Sukapura tidak berjalan, hanya dipakai bangunan depannya saja sebagai poli klinik, bangunan yang tadinya untuk ruang rawat inap dan ruang operasi itu tidak digunakan, sehingga pengurus yayasan Kawaluyaan memutuskan bangunan ini digunakan oleh Akper Kebonjati untuk proses belajar mengajarnya.
Akper Kebonjati Bandung merupakan hasil konversi dari Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Kebonjati yang sudah, pada tanggal 11 Desember 1999 Yayasan Kawaluyaan selaku penyelenggara SPK Kebonjati mengajukan permohonan ijin untuk konversi menjadi Akademi Keperawatan ke Kepala kantor wilayah Depkes RI propinsi Jawa Barat. Dengan melalui telaah administrasi dan tinjauan lapangan, maka pada tanggal 26 April 2000 keluar surat rekomendasi Kepala Kantor Wilayah Depkes propinsi Jawa Barat No. DL.02.02.1-7.2.0510 A yang menyatakan bahwa SPK Kebonjati memenuhi syarat untuk konversi menjadi Akper Kebonjati Bandung. Pada tanggal 12 Mei 2000 keluar juga Surat Keputusan Kepala Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Depkes RI tentang ijin penyelenggaraan Akademi Keperawatan (AKPER) Kebonjati Bandung dengan No.HK.00.06.1.3.1421, dengan masa berlaku 2 ( Dua ) tahun.
Adanya program pemerintah dalam Visi, Misi dan Strategi Departemen Kesehatan Republik Indonesia, bahwa untuk mencapai Visi Indonesia sehat 2000 diperlukan strategi dalam Pembanguann Kesehatan Nasional. Salah satu strategi Pembangunan Kesehatan Nasional adalah Profesionalisme dibidang kesehatan, ini merupakan hal yang sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, sumber daya manusia ( SDM) sebagai salah satu komponennya sangat diperlukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal.
Sesuai dengan perkembangan dewasa ini dan prospek perubahan akibat globalisasi dan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dibutuhkan tenaga perawat yang lebih berkualitas, hal inilah yang menggugah yayasan Kawaluyaan untuk melakukan konversi sebagai bentuk kepedulian dalam rangka mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang optimal dengan ikut mendidik calon tenaga perawat yang nantinya diharapkan akan mengahasilkan sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas.